Yoga Firdaus: HADIS
Showing posts with label HADIS. Show all posts
Showing posts with label HADIS. Show all posts

Wednesday, January 20, 2021

Majmu' Fatawa
Wednesday, January 20, 20210 Comments
Majmu' Fatawa


Full PDF Majmu' Fatawa
Klik gambar di bawah ini:
Jika ini bermanfaat, silahkan dibagikan kepada teman-temanmu.
Semoga kita senantiasa mendapatkan curahan keberkahan ilmu dari-Nya. Aamiin Yaa Rabb

Pengunjung dan Pembaca yang baik, tentunya meninggalkan jejak yang baik pula :-)
Have a nice day
Read more

Tuesday, January 19, 2021

Mata Rantai Kebaikan
Tuesday, January 19, 20210 Comments

 
Mata Rantai Kebaikan

Dari Abu Hurairah RA bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mencontohkan dalam islam suatu contoh yang baik, maka ia akan memperoleh pahalanya, dan pahala orang yang melakukannya setelahnya, tanpa berkurang sesuatu apa pun dari pahala mereka. Dan barang siapa mencontohkan dalam islam suatu contoh yang buruk, maka ia menanggung dosanya, dosa orang yang melakukannya setelahnya, tanpa berkurang sesuatu apa pun dari dosa mereka.” (HR Muslim)

Kebaikan adalah aset istimewa yang patut dimiliki oleh setiap pribadi Muslim sejati. Dengan kebaikan, kita senantiasa memperoleh pundi-pundi pahala dan ridha dari Sang Ilahi. Setiap manusia memiliki potensi yang kuat dalam menakar dan mengimplementasikan segala bentuk kebaikan yang tertanam dalam diri.

Allah berfirman, “Barang siapa datang dengan (membawa) kebaikan, maka dia akan mendapatkan (pahala) yang lebih baik dari kebaikannya itu.” (QS al-Qasas: 84)

Rantai kebaikan merupakan anugerah yang harus dilestarikan di dalam kehidupan. Setiap kebaikan yang hadir, tidak sungkan untuk melahirkan kebaikan berikutnya. Eksistensi berantai tentang kebaikan yang dilakukan oleh setiap Muslim sejati akan menegasikan segala bentuk keburukan yang tersaji di dalam kehidupan yang dijalani.

Dari Ibnu Mas’ud RA bahwa Rasulullah SAW pun bersabda, ”Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia akan memperoleh pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR Muslim)

Sungguh, mengibarkan amar ma’ruf dan nahi munkar menjadi salah satu manifestasi konstruktif dalam melestarikan mata rantai kebaikan. Saling mengingatkan tentang yang haq dan bathil menjadi takaran elite dalam membangun nilai kasih sayang antar sesama.

Allah pun memerintahkan kita untuk merealisasikan setiap bentuk kebaikan dalam kehidupan. “Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.” (QS al-Qasas: 77)

Ketahuilah, Muslim terbaik ialah ia yang berempati dan tulus menerima segala sesuatu yang ada pada dirinya. Selalu menggelorakan sikap optimis dalam mengaplikasikan nilai kebaikan. Tegas dalam menegasikan nilai keburukan yang hadir di dalam kehidupan yang dijalani. Karena menjadi pelopor kebaikan dan agen perdamaian adalah menjadi hal yang utama. Dari Sahl bin Sa’ad RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah, bila Allah memberi petunjuk kepada satu orang melalui tanganmu, itu lebih baik bagimu daripada engkau memiliki unta merah.” (HR Bukhari)

Sungguh, setiap perbuatan yang memiliki manfaat bagi orang lain akan menghasilkan buah kebaikan yang selalu mengalir. Menentukan sikap terbaik untuk setiap kebaikan menjadi prinsip utama setiap dari kita di dalam menjalani kehidupan. Senantiasa menjadikan setiap kebaikan sebagai landasan lahirnya nilai kasih sayang antar sesama.

Allah berfirman, “Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipat-gandakan ganti kepadanya dengan banyak.” (QS al-Baqarah: 245). Wallahu a’lam.
Read more

Saturday, December 26, 2020

Tafsir Fathul Qadir
Saturday, December 26, 20200 Comments
Tafsir Fathul Qadir

Full PDF Tafsir Fathul Qadir
Klik gambar di bawah ini:
Jika ini bermanfaat, silahkan dibagikan kepada teman-temanmu.
Semoga kita senantiasa mendapatkan curahan keberkahan ilmu dari-Nya. Aamiin Yaa Rabb

Pengunjung dan Pembaca yang baik, tentunya meninggalkan jejak yang baik pula :-)
Have a nice day
Read more

Friday, November 20, 2020

Doa Ketika Mendapatkan Pujian
Friday, November 20, 20200 Comments

 

Pujian dapat melahirkan kebaikan, namun tidak sedikit pula ia pun melahirkan keburukan.

Kita seringkali tidak menyadari bahwa kita dimabuk oleh kenyamanan yang lahir dari suatu pujian. Padahal, bisa saja suatu pujian itu membuat kita lemah dan tak berdaya. Ibarat pisau yang kita pegang, jika tidak bisa memegangnya dengan baik, maka pisau itu yang justru melukai diri kita sendiri.

Pujian akan bernilai baik bagi penerimanya jika melahirkan kebaikan. Kita menjadi lebih bersyukur dan rendah hati adalah bagian dari kebaikan yang dilahirkan tersebut. Namun, pujian pun dapat bernilai buruk, karena melahirkan keburukan. Kita menjadi tidak bersyukur dan sombong adalah bagian dari keburukan yang dilahirkan tersebut.

Abdullah bin Mas’ud bin Ghafil bin Habib Al-Hudzali, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk surga, siapa yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun hanya sebesar zarrah.” (HR Muslim)

Hadis ini memberikan rambu-rambu kepada kita agar senantiasa menghindari sifat sombong. Sifat sombong akan senantiasa menjerumuskan kita ke jalan yang tidak baik. Maka dari itu, disetiap saat kita harus menyadari bahwa kita tidak akan pernah pantas untuk bersifat sombong.

Allah SWT berfirman, “Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka itu adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan rendah hati. Dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata hinaan), mereka membalasnya dengan mengucapkan “salam” .” (QS al-Furqon: 63)

Ayat ini mengingatkan kita agar senantiasa memiliki sifat rendah hati. Dengannya, Allah SWT akan senantiasa memberikan kasih sayang dan pertolongannya bagi setiap hamba yang dikasihi-Nya.

Maka dari itu, mari kita bermunajat, memohon kepada Allah SWT, agar kita dijauhkan dari segala hal yang tidak diinginkan, terkhusus bagi efek negatif yang lahir dari adanya suatu pujian yang kita terima. Yakni, dengan melafalkan bacaan doa yang dicontohkan Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ بِمَا يَقُوْلُوْنَ وَاغْفِرْلِيْ مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ [وَاجْعَلْنِيْ خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ]

Allahumma Laa Tuaakhidznii Bimaa Yaquuluun, Waghfirlii Maa Laa Ya’lamuun, [Waj’alnii Khairan Mimmaa Yazhunnuun].

"Ya Allah, semoga Engkau tidak menghukumku karena apa yang mereka katakan. Ampunilah aku atas apa yang tidak mereka ketahui. [Dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka perkirakan]." (HR Bukhari)

Wallahu a’lam.

Disadur dari https://islami.co/bacalah-doa-ini-ketika-mendapat-pujian/

Read more

Monday, May 11, 2020

Aplikasi Maktabah Syamilah
Monday, May 11, 20200 Comments
Aplikasi Maktabah Syamilah

Aplikasi Maktabah Syamilah
Klik gambar di bawah ini:
Jika ini bermanfaat, silahkan dibagikan kepada teman-temanmu.
Semoga kita senantiasa mendapatkan curahan keberkahan ilmu dari-Nya. Aamiin Yaa Rabb

Pengunjung dan Pembaca yang baik, tentunya meninggalkan jejak yang baik pula :-)
Have a nice day, Guys.
Read more